Mahasiswa Entreprenuer Berjiwa Faqihan Wa Sufian

Read Time:1 Minute, 42 Second

Kampus Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) ikut berpartisipasi pada acara Bazar EXPO dan Workshop Editor dan Seminar Literasi. Acara ini diselenggarakan oleh Himpunan Santri Bahrul Ulum (HISBU) berkolaborasi dengan Panitia Haul Masyaikh, Al-Haflatul Kubro , Hari Ulang Tahun ke-108 Madrasah, dan ke-198 Pondok. Acara yang dikenal sebagai HUMAPON Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang digelar di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said.

Bazar kembali diadakan setelah tiga tahun vakum sebab Covid-19. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (24/6) hingga Ahad (25/6), mulai pukul 09.00-17.00 WIB. HUMAPON diikuti oleh seluruh santri Bahrul Ulum termasuk mahasiswa IAIBAFA.

“Kami memberikan wadah kepada semua lembaga di Bahrul Ulum, baik tingkat Mts, MA dan perguruan tinggi termasuk IAIBAFA, untuk ikut andil pada event ini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk merekatkan ukhuwah islamiah dan menjaga hubungan antar lembaga. Ikatan ini meneguhkan bahwa kita berada dalam satu naungan Pon.Pes. Bahrul Ulum,” jelas Muhammad Faiz, Koordinator Bazar HUMAPON.

Mahasiswa IAIBAFA menampilkan produk hasil program Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Varian makanan dan buku karya civitas akademika IAIBAFA tampak memenuhi stand mahasiswa IAIBAFA. Harganya pun terjangkau. UKM IAIBAFA bekerja sama dengan masyarakat di lingkungan sekitar untuk memberdayakan hasil produksi warga. Kerja sama ini dapat menambah minat pengunjung.

“UKM IAIBAFA mampu menghadirkan produk karya mahasiswa. Ini cukup membanggakan,” ungkap Ibu Ida Jamal, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Menurutnya, mahasiswa IAIBAFA memiliki jiwa entrepreneur yang faqihan wa sufian. Mereka mengamalkan ilmu yang didapatkan dari bangku kuliah melalui praktik kewirausahaan. Kendati demikian mahasiswa perlu melakukan inovasi terutama karya-karya literasi. Sejauh yang terlihat karya literasi dari IAIBAFA didominasi oleh para dosen.

Hal ini sesuai dengan pernyataan dari KH Wafiyul Ahdi, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum ketika ditemui dalam kunjungannya di Bazar EXPO,

“Harapan saya untuk inovasi dimasa depan perlu adanya peningkatan kualitas dari produk yang dijual oleh para partisipan, seperti variasi makanan buatan santri sendiri. Sedangkan untuk seminar workshop dan literasi, pembicara yang memberikan materi adalah alumni-alumni Bahrul Ulum yang menjadi penulis-penulis hebat,” ungkapnya.
Penulis : Iffatul Jannah
Editor : Tim Jurnalis IAIBAFA

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Penelitian RnD Penuhi Ruang Seminar Proposal Kampus IAIBAFA
Next post IAIBAFA dan Ma’had Tahfidz Darul Falah Malaysia Tandatangani, MoU Pengembangan kelas Internasional