
“Kami tidak sekadar mendidik mahasiswa untuk lulus — kami menyiapkan santri-akademisi dan akademisi-santri yang berakar pada tradisi, namun berani menjawab tantangan zaman.”
Tambakberas dalam Lintasan Sejarah Nahdlatul Ulama
Menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35, Tambakberas kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu jantung keilmuan Islam di Indonesia — dan IAIBAFA tumbuh sebagai bagian dari ekosistem tersebut.
Cikal bakal pesantren Tambakberas dirintis, mengawali tradisi keilmuan yang bertahan lintas generasi.
Tambakberas turut menjadi bagian dari jaringan ulama pendiri Nahdlatul Ulama.
IAIBAFA berdiri meneruskan sanad keilmuan pesantren ke jenjang pendidikan tinggi formal.
Tambakberas dipercaya menjadi tuan rumah forum permusyawaratan tertinggi NU.
Kampus Islam yang Tumbuh dari Akar Pesantren Tambakberas
Institut Agama Islam Bani Fattah berdiri di jantung kawasan pesantren Tambakberas — kawasan yang telah menjadi rumah bagi tradisi keilmuan Islam dan pergerakan Nahdlatul Ulama selama puluhan tahun.
Berbekal warisan tersebut, IAIBAFA hadir sebagai perguruan tinggi yang memadukan kedalaman keilmuan klasik dengan standar akademik modern, membentuk lulusan yang matang secara spiritual dan kompeten secara profesional.
Selengkapnya Tentang Kami →Keunggulan Kampus
Empat pilar yang membedakan pengalaman belajar di IAIBAFA.
Sanad Keilmuan
Kurikulum terhubung langsung dengan tradisi kajian kitab kuning Tambakberas.
Kampus Digital
Sistem akademik terintegrasi, perkuliahan hybrid, dan literasi teknologi bagi seluruh mahasiswa.
Dosen Berkualitas
Diampu akademisi bergelar doktor dan kiai-kiai ahli yang aktif dalam riset keislaman.
Jejaring Alumni
Alumni tersebar di lembaga pendidikan, pemerintahan, dan organisasi keagamaan se-Indonesia.
Fakultas & Program Studi
Pilihan jalur keilmuan yang menyeimbangkan tradisi dan kebutuhan masa kini.
Berita & Agenda Terbaru
Kabar akademik, riset, dan kegiatan kampus.
IAIBAFA Jombang Gelar Istighosah dan Musyawarah Pimpinan, Perkuat Sinergi Menuju Kampus Unggul
IAIBAFA Perkuat Budaya Literasi melalui Kuliah Profesor Bersama Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah
PENGUATAN EDUKASI SYARIAT DAN KEPEKAAN SOSIAL: IAIBAFA GELAR PELATIHAN PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN RAMAH BINATANG
TRANSFORMASI DA’WAH ERA DIGITAL: IAIBAFA DAN JATMAN JATIM PERKUAT LITERASI TEKNOLOGI MELALUI WORKSHOP DA’WAH SUFI
GERAK PEDULI KESEHATAN KAMPUS: IAIBAFA HADIRKAN LAYANAN CEK KESEHATAN GRATIS BAGI DOSEN DAN MAHASISWA
Tambakberas, Kawasan yang Menulis Sejarah
Bermula dari langgar kecil, tumbuh menjadi kompleks pesantren dengan puluhan lembaga pendidikan.
Melahirkan ulama dan tokoh nasional yang berperan dalam pendidikan dan pergerakan Islam Indonesia.
Tradisi kajian kitab kuning tetap hidup berdampingan dengan pendidikan formal modern.
Suara Alumni
“Belajar di IAIBAFA membentuk cara berpikir saya — kokoh pada nilai, namun terbuka pada perkembangan zaman. Bekal itu yang membawa saya sampai hari ini.”
