IAIBAFA Selenggarakan Bimbingan Teknis MBKM 2026 untuk Optimalisasi Dakwah dan Kajian Keagamaan Berbasis Masjid

Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BIMTEK MBKM) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam menguatkan implementasi kebijakan MBKM yang terintegrasi dengan pengembangan dakwah dan kajian keagamaan berbasis masjid. Kegiatan ini menjadi ruang akademik untuk mempertemukan kebijakan pendidikan tinggi dengan praksis keislaman yang kontekstual dan berorientasi pada pengabdian masyarakat.

Kegiatan BIMTEK MBKM IAIBAFA 2026 menghadirkan dua narasumber, yakni Bapak Salim Ashar dan Bapak Fauzi Aziz, yang secara komprehensif memaparkan konsep, strategi, serta peluang implementasi program MBKM dalam konteks penguatan dakwah dan kajian keagamaan. Pemaparan materi diarahkan pada pengembangan peran mahasiswa dan dosen dalam mengintegrasikan capaian pembelajaran dengan kebutuhan real masyarakat berbasis masjid.

Dalam penyampaiannya, para narasumber menegaskan bahwa program MBKM tidak semata dipahami sebagai kebijakan akademik, tetapi juga sebagai instrumen transformasi sosial-keagamaan. Optimalisasi peran masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat dipandang selaras dengan semangat MBKM yang mendorong pembelajaran kontekstual, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, IAIBAFA meneguhkan posisinya sebagai Center of Tafaqqquh Fiddin yang berkomitmen mengembangkan pendidikan tinggi Islam berbasis integrasi keilmuan, dakwah, dan pengabdian masyarakat. BIMTEK MBKM 2026 diharapkan menjadi fondasi penguatan pelaksanaan program MBKM yang adaptif, berkelanjutan, serta relevan dengan dinamika sosial-keagamaan di tengah masyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn