TRANSFORMASI DA’WAH ERA DIGITAL: IAIBAFA DAN JATMAN JATIM PERKUAT LITERASI TEKNOLOGI MELALUI WORKSHOP DA’WAH SUFI

Jombang — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus digitalisasi global, Institut Agama Islam Bani Fattah bersama JATMAN Jawa Timur menghadirkan langkah progresif melalui kegiatan Workshop Transformasi Da’wah Sufi Berbasis Digital yang akan digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Auditorium Kampus IAIBAFAJombang.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam membangun sinergi antara nilai-nilai spiritualitas tasawuf dengan perkembangan teknologi modern. Mengusung semangat “Membangun Peradaban, Menjaga Tradisi Melalui Literasi Digital dan Teknologi,” workshop ini diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda dalam menghadirkan dakwah yang adaptif, humanis, dan relevan di era digital.

Workshop akan menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya K.H.M. Hamid Bishri, M.Si. selaku Mudir Idarah Syu’biyah JATMAN Jombang, Dr. K.H. Abd. Kholiq Hasan, M.HI. selaku Rektor IAIBAFA Jombang sekaligus Rais JATMAN Jombang, serta K.H. Ma’shum Maulani, M.Pd. dari Idarah Wustha JATMAN Jawa Timur. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi energi besar dalam memperkaya wawasan peserta mengenai transformasi dakwah berbasis teknologi tanpa meninggalkan akar tradisi keislaman.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini akan diikuti oleh mahasiswa IAIBAFAserta para pengurus JATMAN dari berbagai wilayah. Melalui forum ini, peserta tidak hanya diajak memahami strategi dakwah digital, tetapi juga didorong untuk mampu memanfaatkan media sosial, platform digital, dan teknologi komunikasi sebagai instrumen penyebaran nilai-nilai Islam yang damai dan moderat.

Lebih dari sekadar workshop, agenda ini menjadi simbol gerakan baru dalam dunia dakwah bahwa tradisi sufistik dan perkembangan teknologi bukan dua hal yang bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan dalam membangun peradaban yang berkarakter dan berlandaskan nilai spiritual.

Melalui kegiatan ini, IAIBAFA kembali menegaskan posisinya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang responsif terhadap perubahan zaman, sekaligus berkomitmen mencetak generasi intelektual Muslim yang mampu menjaga tradisi, menguasai teknologi, dan menghadirkan dakwah yang berdampak luas bagi masyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn