Jombang — Atmosfer penuh semangat dan optimisme menyelimuti Institut Agama Islam Bani Fattah menyusul resmi diumumkannya kepemimpinan baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) masa khidmat 2026–2027. Momentum ini menjadi penanda lahirnya energi baru dalam menggerakkan roda organisasi kemahasiswaan di tingkat institusi.
Muhammad Chusain Murtadlo dipercaya sebagai Ketua BEM Putra, sementara Intan Riska Aryanti mengemban amanah sebagai Ketua BEM Putri. Terpilihnya dua figur ini tidak hanya menjadi hasil dari proses demokrasi kampus, tetapi juga mencerminkan harapan besar mahasiswa terhadap kepemimpinan yang progresif, inklusif, dan berdaya saing.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kepengurusan baru BEM diharapkan mampu menghadirkan program-program yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa serta adaptif terhadap dinamika zaman. Peran BEM sebagai motor penggerak kegiatan mahasiswa menjadi krusial dalam membangun atmosfer akademik yang aktif, kritis, dan solutif.
Lebih dari itu, kepemimpinan ini diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi mahasiswa, memperkuat solidaritas lintas program studi, serta menumbuhkan budaya organisasi yang produktif dan berintegritas. Dengan langkah awal yang penuh optimisme, BEM IAIBAFA masa khidmat 2026–2027 siap melaju membawa perubahan nyata bagi kemajuan kampus dan seluruh civitas akademika.


