Jombang — Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik berbasis riset. Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas penelitian dosen, IAIBAFA menyelenggarakan Sosialisasi Program Penelitian Berbasis Digital, yang akan dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 09.30–12.00 WIB, bertempat di Auditorium IAI Bani Fattah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusional dalam membangun ekosistem riset dosen yang terarah, terintegrasi, dan adaptif terhadap transformasi digital di bidang penelitian perguruan tinggi. Sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada seluruh dosen mengenai kebijakan, sistem, serta mekanisme penelitian yang berlaku di lingkungan IAIBAFA.
Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan sejumlah narasumber internal kampus yang berkompeten di bidang penelitian dan pengelolaan akademik. Materi sosialisasi akan disampaikan oleh Dr. Salim Ashar, S.Ag., M.Si., Dr. A. Fauzi Aziz, M.H., Rifky Rosian An Nur, M.Pd.I., serta Moh. Syamsul Muarif, M.HI. Keempat pemateri akan memaparkan secara mendalam terkait Buku Panduan Penelitian IAIBAFA, sistem Pembimbingan Online (e-Bimbingan), serta sosialisasi platform Litapdimas dan SINTA sebagai sistem nasional pengelolaan dan rekognisi penelitian dosen.
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyeragamkan persepsi dosen mengenai arah kebijakan penelitian kampus, sekaligus meningkatkan kapasitas akademik dalam mengelola riset secara profesional dan berbasis teknologi informasi. Lebih lanjut, melalui program ini IAIBAFA menargetkan terbentuknya sistem penelitian yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong peningkatan luaran riset dosen, baik dalam bentuk artikel jurnal terakreditasi, buku ilmiah, maupun kontribusi akademik lainnya.
Penyelenggaraan sosialisasi ini sekaligus menegaskan langkah nyata IAIBAFA dalam memperkuat identitasnya sebagai perguruan tinggi yang menjadikan riset sebagai pilar utama pengembangan keilmuan dan peningkatan reputasi akademik institusi.







