PROSEDUR PENDAFTARAN REMIDI

KETENTUAN UJIAN REMIDI

 

A.     PESERTA UJIAN REMIDI

1.     Yang wajib mengikuti ujian remidi adalah mahasiswa yang telah mengikuti ujian tetapi hasil nilai ujian dinyatakan tidak lulus (nilai di bawah 2.00). Jika tidak mengikuti ujian remidi, maka dinyatakan TIDAK LULUS dan HARUS MENGULANG KULIAH.

2.     Yang dianjurkan mengikuti ujian remidi adalah mahasiswa yang telah mengikuti ujian tetapi memperoleh nilai yang dirasa kurang memuaskan (nilai 2.00-2.9). Jika tidak mengikuti remidi tetap dinyatakan LULUS.

3.     Yang boleh mengikuti ujian remidi adalah mahasiswa yang telah mengikuti ujian dengan nilai yang sudah memuaskan tetapi dirasa kurang memuaskan oleh mahasiswa (nilai 3.00-3.9). Jika tidak mengikuti remidi tetap dinyatakan LULUS.

 

B.     WAKTU UJIAN REMIDI

1.    Ujian remidi dilaksanakan pada UAS tiap semester

2.    Remidi Nilai UTS dan Tugas dilaksanakan pada waktu ujian remidi UAS tiap semester

 

C.     KETENTUAN LAIN

1.      Untuk Remidi Ujian Tugas dilakukan dengan cara mengumpulkan tugas/makalah pada saat ujian remidi dengan tema yang sesuai dengan silabi MK yang ada.

2.      Mata kuliah yang nilainya tidak lulus atau yang akan didaftarkan remidi adalah mata kuliah yang ujiannya dilaksanakan pada semester dan tahun dilaksanakannya remidi, bukan mata kuliah yang telah dilaksanakan pada semester atau tahun sebelumnya.

3.      Remidi berlaku pada tiap komponen nilai, bukan pada nilai akhir.

 

D.     PROSEDUR PENDAFTARAN UJIAN REMIDI

1.      Mahasiswa mengcopy KHS sebanyak 4 lembar.

2.      Mahasiswa mengunduh formulir pendaftaran ujian remidi (dalam bentuk file exel) di alamat http://iaibafa.ac.id/files/Formulir_Remidi.xls

3.      Mahasiswa mengisi formulir dalam bentuk file exel

4.      Mahasiswa mengkoreksikan MK yang di-remidi-kan pada Kaprodi / Sekr. Prodi

5.      Mahasiswa melakukan print out formulir pendaftran sebanyak 4 lembar (1 lembar untuk Prodi, 1 Lembar untuk BAK, 1 Lembar untuk Panitia Ujian, 1 Lembar untuk mahasiswa)

6.      Mahasiswa membawa seluruh formulir (4 lembar) kepada BAK untuk dilakukan pembayaran dan mendapatkan pengesahan dari BAK

7.      Mahasiswa membawa seluruh formulir (4 lembar) kepada panitia ujian untuk dilakukan pengesahan

8.      Mahasiswa menyetorkan 1 lembar formulir dan KHS pada panitia

9.      Mahasiswa menyetorkan 1 lembar formulir dan KHS pada Kaprodi/Sekr.Prodi

10.   Mahasiswa menyetorkan 1 lembar formulir dan KHS pada BAK

11.   Mahasiswa membawa 1 lembar formulir dan KHS sebagai kartu ujian

12.   Mahasiswa mengirimkan formulir dalam bentuk file exel pada email remidiiaibafa@gmail.com, dengan ketentuan:

a.   Nama file exel diberi nama ‚Äútahun saat ini dan nama lengkap mahasiswa.

(Ex: 2014 Nur Hasanah.xls)

b.   Mengirimkan file tersebut pada alamat remidiiaibafa@gmail.com dengan ketentuan:

–  Kolom Recipients diisi dengan alamat remidiiaibafa@gmail.com

–  Kolom Subject diisi dengan Remidi dan Tahun (ex: Remidi 2014)

–  File dilampirkan melalui Attach File (tidak boleh melalui google drive)

13.   Mahasiswa membaca dan memperhatikan jadwal ujian remidi yang akan disusun panitia

14.   Mahasiswa mengikuti ujian dengan membawa printout formulir yang sudah disahkan BAK dan Panitia.

15.   Mahasiswa yang tidak melakukan ketentuan diatas sesuai waktu yang disediakan panitia, tidak dapat didaftarkan pada ujian remidi.

 

 

 

Warek I,

 

 

H. Syaiful Hidayat, LC., M. HI.

 

 

E.     CONTOH MK YANG DIDAFTARKAN UJIAN REMIDI DAN CARA PENDAFTARANNYA

 

Contoh KHS Semester 1

1.    Perhatikan Unsur Nilai UTS, TGS, UAS dan AM pada Mata Kuliah Hukum Peribadatan Islam. Mata kuliah tersebut dinyatakan tidak lulus walaupun TGS, UAS, Performance masing-masing 4.00 dan dengan nilai akhir 3,6. Ketidaklulusan disebabkan satu unsur Nilai yaitu nilai UTS yang dibawah standar kelulusan sehingga seluruh nilai dinyatakan tidak lulus. Maka WAJIB mengikuti ujian remidi pada nilai UTS. Jika tidak mengikuti remidi dinyatakan tidak lulus dan wajib mengulang kuliah (MK tersebut) pada semester selanjutnya.

2.    Perhatikan Unsur Nilai UTS, TGS, UAS dan AM pada Mata Kuliah Pengantar Studi Islam. Mata kuliah tersebut dinyatakan tidak lulus walaupun nilai akhir adalah 2,9. Ketidaklulusan disebabkan Nilai UTS dan TGS dibawah standar kelulusan sehingga seluruh nilai dinyatakan tidak lulus. Maka WAJIB mengikuti ujian remidi pada nilai UTS dan TGS. Jika tidak mengikuti remidi dinyatakan tidak lulus dan wajib mengulang kuliah (MK tersebut) pada semester selanjutnya.

3.    Perhatikan Unsur Nilai UTS, TGS, UAS dan AM pada Mata Kuliah Pancasila. Mata kuliah tersebut dinyatakan tidak lulus walaupun nilai akhir adalah 2,00. Ketidaklulusannya disebabkan UTS dan UAS memiliki Nilai Nol yang diindikasikan mahasiswa yang bersangkutan tidak mengikuti ujian / dicekal dari ujian. Maka MK tersebut dinyatakakan tidak lulus dan TIDAK BOLEH mengikuti ujian REMIDI, melainkan WAJIB Kuliah Ulang pada MK tersebut.

4.    Perhatikan Unsur Nilai UTS, TGS, UAS dan AM pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia/TPKI. Mata kuliah tersebut dinyatakan lulus walaupun nilai sudah tergolong memuaskan. Hanya saja sejatinya mahasiswa dapat mendapatkan nilai lebih dari itu dengan cara mengikuti Remidi pada nilai UTS dan UAS (tidak wajib).

5.    Maka MK dan Unsur Nilai Yang Diremidi adalah sebagaimana formulir di bawah ini:

DOWNLOAD PROSEDUR PENDAFTARAN REMIDI

DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN REMIDI

Leave a Reply