KULIAH WADA’ WISUDA KE-3 IAIBAFA TAHUN 2015

IAIBAFA Jombang – Serangkaian dengan acara wisuda ke-3 IAIBAFA tahun akademik 2014-2015, IAIBAFA mengadakan Kuliah Wada’. Acara ini dilaksakan pada hari Sabtu, 30 Mei 2015 bertempat di halaman IAIBAFA pada pukul 09.30 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Acara ini diikuti oleh calon wisudawan dan wisudawati IAIBAFA tahun 2015. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Bani Fattah, Rektor dan para pimpinan IAIBAFA. Sebagai narasumber adalah KH. Moh. Djamaluddin Achmad.

Dalam kesempatan itu KH. Moh. Djamaluddin Ahmad menyampaikan 3 (tiga) hal yaitu ilmu yang bermanfaat, generasi ulil albab, dan kader ulama’. Dengan menyitir surat al-Baqarah ayat 269 beliau menjelaskan bahwa orang yang dianugerahi al-hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al-Qur’an dan As-Sunnah), ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Beliau menyampaikan bahwa Syaikh Junaid berkata “Ilmu nafi’ adalah ilmu yang agar kamu mengetahui Tuhanmu, dan tidak melampaui kedudukanmu (sebagai hamba). Artinya ilmu nafi’ adalah ilmu yang digunakan untuk mengetahui Allah dan tata karma yang bagus di hadapan-Nya.”

Mengenai generasi Ulil Albab KH. Moh. Djamaluddin Ahmad menyampaikan bahwa, santri yang berpendidikan tinggi harus sanggup menjadi generasi Ulil Albab maka harus memiliki 3 sifat utama seperti dikatakan oleh Syaikh Burhanuddin bin Ahmad yang terkenal dengan sebutan pujangga agung Ronggo Warsito. Tiga sifat itu adalah (1) Tegen (stabilitas mental / istiqomah); (2) Rigen (skill / kemampuan yang mumpuni); dan (3) Mugen (fleksibel / luwes).

Di akhir acara tersebut beliau menyampaikan santri yang berpendidikan tinggi harus mampu menjadi kader ulama’, maka harus memiliki 5 kriteria yang sesuai dengan makna huruf “kader” itu sendiri, yaitu : (1) K = المكالمة, artinya : sifat sempurna; (2) A = الأمانة. Artinya : sifat amanah; (3) D = الديانة. Artinya : kokoh memegang agama; (4) E = الإخلاص. Artinya Ekhlas; dan (5) R = الرضا. Artinya : Ridla.

Dengan diadakannya kuliah wada’ ini, para sarjana lulusan IAIBAFA diharapkan mendapatkan ilmu yang bermanfaat, menjadi generasi Ulil Albab, dan menjadi kader ulama’ Ahlussunnah wal Jama’ah.

 

Leave a Reply